Kamis, 04 Maret 2010


IKHLAS,


Satu kata dengan arti yang dalam, berkaitan cara penerimaan kita terhadap apa yang kita alami dalam kehidupan sehari hari.
Kadang ada rasa kecewa karena apa yang kita inginkan dengan apa yang terjadi saling bertolak belakang. Tumpukan rasa kecewa itulah yang bisa membuat kita merasa menjadi mahluk paling merana di dunia tanpa mau melihat lagi penderitaan orang-orang yang mungkin benar atau lebih menderita dari kita.
Akupun tak lepas dari rasa itu, belakangan ini kerap dilanda kecewa dengan keadaan yang harus dihadapi, baik itu keluarga, Pekerjaan maupun masalah pribadi.
Penat, lelah dan kehilangan semangat untuk menghadapi pernik hidup. Seperti ada yang hilang dari hati., Saat ini saya masih belum mampu menepis rasa kecewa itu, mungkin perlu waktu dan perlu belajar kembali untuk lebih menghargai hidup ini….
bagaiman belajar menjadi ikhlas?
  • memang agak susah, karena memang sifat dasar dari semua manusia, selalu meminta imbalan, kalau dia memberikan sesuatu.
  • mungkin dengan mencoba berfikir, tentang apakah yang dapat kita bawa kalau kita mati nanti.
  • setelah itu, mulailah belajar, menanamkan prinsip bahwa tabungan yang akan kita bawa di saat kita mati nanti adalah perbuatan baik dan perbuatan ikhlas, dan juga pemberian yang ikhlas.
  • mulailah, dengan melihat, sebatas mana, kamu rela memberikan sesuatu atau bantuan kepada orang lain, tanpa nantinya merasa sakit hati, kalau orang itu, tidak mengatakan terima kasih, atau bahkan kalau nantinya orang itu akan memusuhimu.
  • sedikit demi sedikit, nanti kamu akan terbiasa, dan nantinya kamu juga dapat meningkatkan pemberian dengan keikhlasan tersebut.
  • Selalu bersyukur dan berlapang dada atas apa yang telah diberikan oleh Allah SWT.
  • Juga tidak lupa diri ketika mendapatkan segala yang diinginkan.
  • Tidak menghujat atau berkeluh kesah ketika mendapat kesulitan, karena setiap rizki manusia sudah ada porsi dan waktunya.
  • Tidak semua yang kita minta dikabulkan Allah SWT melainkan Dia selalu memberikan yang terbaik.
  • Allah SWT tidak pernah salah dalam memberi melainkan manusia salah dalam menerima pemberianNya.
  • Allah SWT mengetahui apa yang dibutuhkan umatnya.
  • Sebaiknya tidak berburuk sangka ketika permohonan kita tidak dikabulkan, karena selalu ada hikmah dibaliknya.
Selayaknya kita memiliki prinsip seperti itu sehingga kita bisa ikhlas dalam menjalankan kehidupan.
Insya Allah....

0 komentar:


Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Urban Designs