Minggu, 21 Februari 2010

LUKA YANG TERKENANG

Udara sejuk menerpa

Indahnya sinar pagi menyinari
Aku menutup mataku sejenak
Menemani hati yang kosong
Rndu memaksa menusuk hati
Namun rindu itu tak terasa
Sekuat apapun kau merayu
Hati ini tak akan pernah terisi lagi olehmu

Aku tak akan termakan lagi
Oleh Cinta paslumu
Oleh pujian busukmu
Oleh rayuan masammu
Lupakanlah semuanya
Rasa cinta yang pernah terajut
Di relung hatiku yang kini tersayat

Kini kau mengatakannya lagi
"Aku sungguh merindumu"
Aku tertawa mendengarnya
Aku menanggis telah mempercayai kalimat itu dulu

Tapi kini...
itu hanya menjadi
Rangkaian kata yang menjadi bayangan yang
Tak terkenang lagi

0 komentar:


Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Urban Designs